BSWiTfCpTfM7GpYlGUz5TSzlGi==

Perang Harga Melulu, Ini 6 Ide Kreatif untuk Meningkatkan Penjualan

Ilustrasi: Jualan Online (Dok: Shutterstock)

Aktivitas.ID - Persaingan bisnis sangat sering terjadi, terlebih jika produk Anda termasuk dalam kategori komoditas. Sayangnya, masih banyak para pedagang atau pebisnis yang menekankan harga lebih murah daripada kompetitor. Padahal ada banyak sektor lainnya yang bisa dieksplor dengan mengembangkan ide kreatif guna meningkatkan penjualan dan keuntungan.

Belum lagi, perilaku pasar sekarang sudah berubah semenjak pandemi melanda. Hal tersebut banyak merubah pola dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, sebaiknya Anda meningkatkan layanan produk Anda sehingga nilai jual masih stabil, tak perlu pusing lagi akan harga kompetitor lagi, karena Anda dapat berinovasi pada produk Anda sehingga mendapatkan segmen pasar yang baru.

1. Melakukan Inovasi Produk

Pengetahuan pada suatu produk, sangat dibutuhkan untuk menunjang ide kreatif sehingga meningkatkan penjualan yang efektif. Banyak pelaku bisnis sudah nyaman dengan produk mereka dan ogah untuk melakukan perubahan guna meningkatkan layanan serta mendapatkan segmen pasar baru.

Ada sejuta alasan mengapa mereka tidak melakukan hal tersebut, mulai dari kurangnya wawasan hingga kekurangan modal, padahal modal sesungguhnya adalah wawasan yang luas.

 Lebih jauh lagi, Anda harus memperhatikan 2 hal yang sangat mempengaruhi mengapa produk Anda laku, yakni functional benefit dan emotional benefit. Manfaat dari fitur produk Anda apa, dan bagaimana Anda bisa mengolahnya menjadi sentuhan emosi kepada calon konsumen sehingga hati mereka tergerak untuk beli produk Anda. Tahukah Kamu, sebagian besar keputusan membeli dipicu oleh emosi.

 2. Mempertahankan Pelanggan Lama

Ada banyak perusahaan yang terlalu fokus untuk mendapatkan calon konsumen baru, namun menelantarkan pelanggan lamanya dengan tidak meningkatkan layanan atau produk yang ditawarkan. Ruginya, Anda bisa kehilangan pelanggan lama, yang dimana mereka adalah aset perusahaan Anda. Karena value perusahaan tergantung pada pelanggan tetap yang Anda miliki.

 Maka demikian Anda harusnya fokus untuk meningkatkan layanan atau produk Anda sehingga, pelanggan lama Anda makin setia memakai produk Anda. Bahkan Anda bisa memanfaatkan pelanggan lama Anda sebagai marketing, dengan memberikan link afiliasi atau diskon produk jika mengajak teman atau kerabat mereka untuk ikut membeli produk di tempat Anda.

3. Menganalisa dan Mempelajari Kompetitor

Kita ada makhluk sosial, yang berarti tidak bisa tumbuh sendirian. Hal tersebut tak hanya berlaku pada kehidupan manusia, namun pada persaingan bisnis kita juga perlu kompetitor untuk bisa terus improve dan evaluasi produk menjadi lebih baik lagi. Tak selamanya antar kompetitor sikut-sikutan, Anda bahkan bisa sama-sama support.

 Lewat kompetitor pada sektor yang sama, kita bisa menambah wawasan dari sudut pandang berbeda guna naik level. Atau malah bisa mengetahui kenapa selama ini bisnis Anda jalan di tempat tanpa tahu penyebabnya.

 4. Memberikan Uji Coba/ Free Trial

Metode ini terbukti ampuh untuk menghasilkan pembelian konsumen. Karena dengan mencoba produk/layanan terlebih dahulu, membuat calon konsumen bisa merasakan dan menilai apakah produk yang mereka inginkan cocok.

 Ada banyak contoh yang membuktikan metode ini berhasil, salah satu contohnya adalah sales penjual mobil anak-anak. Singkatnya, si sales bisa memberikan promo gratis coba kepada anak calon konsumen tersebut, dan ketika sudah mencoba dan mulai suka dengan mobil tersebut, besar kemungkinan anak itu akan meminta belikan mobil yang sudah ia coba ke orangtuanya.

Free trial juga ampuh diterapkan ke bisnis kuliner, karena dengan memberikan makanan/minuman secara gratis, rasa produk kamu akan dikenal oleh calon konsumen.

 5. Memahami Keinginan Customer dan Kepuasan Pelanggan

Sering kali apa yang kita kira terhadap produk yang dijual kepada konsumen, tidak sesuai sudut pandang yang kita pikirkan. Oleh karena itu, kamu harus betul-betul mereset keinginan customer. Jangan terjebak dengan jargon “jual produk apa saja dengan harga murah, pasti laku keras seperti kacang goreng”.

Suatu pemikiran yang menggeneralisasi adalah salah, karena tidak semua konsumen menginginkan produk yang murah, terlebih lagi mereka yang mengutamakan kualitas layanan atau suatu produk. Jadi, bukan hanya harga yang ramah di kantong, namun para pelanggang juga ingin memiliki kualitas produk yang solutif dan berkualitas.

Jika produk Anda sudah memenuhi kriteria tersebut, dapat dipastikan repeat order dan pelanggan baru akan terus berdatangan. Selain itu, kepuasan pelanggan adalah suatu hal penting karena bisa dijadikan testimoni iklan produk Anda.

Jadi, ada banyak cara untuk meningkatkan penjualan produk. Namun, jika kamu merasa masih jalan di tempat, kamu bisa menambahkan produk baru, mengubah strategi penjualan, dan mengubah kemasan menjadi lebih menjual. Pada dasarnya Ide Kreatif untuk meningkatkan jumlah penjualan produk adalah langkah awal mengembangkan dan mengelola bisnis yang sukses, sehingga akan banyak orang yang terbantu dengan layanan dan produk yang diberikan.

Komentar0


ANDA MUNGKIN MENYUKAI KONTEN PROMOSI INI:

DISCLAIMER: Konten promosi dalam bentuk thumbnail banner di atas ditampilkan secara otomatis oleh sistem dari platform iklan recreativ.com. Redaksi Aktivitas.id TIDAK dapat mengendalikan jenis konten iklan yang muncul. Sehingga tidak bertanggung jawab atas materi yang ditampilkan baik sebagian maupun sepenuhnya.

Type above and press Enter to search.